kini sudah banyak cara untuk membahagiakan diri dari rutinitas sehari hari yang kadang mulai membosankan,mulai dari rekreasi dengan keluarga sampai nonton di 21..woooowww..admin seribu mau juga donk..hehe.,
masih berkaitan dengan hiburan,seribu kali ini berbagi sedikit cerita lucu,yang dijamin anda langsung kaya raya...upsss salah,emangnya babi ngepet apa cepat kaya..hahaha..dijamin buat anda ngakak abissss.....cekidottttt
Curhatan Ayam
Ayam : Gue benci banget sama manusia.
Sapi : Lah, mang lo napa.. yam??
Ayam : masak gue baru makan beras dikit aja, langsung
diusir, sampe di lempar-lempar batu segala. Padahal mereka ampir tiap hari
makan telur dan daging gue. Sebel!!! benci bngt gue sama yang namanya manusia.
Sapi : Emang lo doang yang benci???? Gue lebih benci mereka
dari siapapun!
Ayam : Emang lo kenapa.. pi?
Sapi : Coba elo bayangin, ampir tiap hari susu gue di
elus-elus, dipencet-pencet, diremas-remas, tapi manusia durjana itu gak pernah
nikahin gue, boro-boro ngelamar… Sakiiiittt banget batin gue , emangnya gue
jablay.!!!!!
Tukang Becak dan Kuntilanak
Malam yang dingin. Seorang tukang becak menyun karena gak
dapat penumpang dari sore. Akhirnya si tukang becak memutuskan untuk pulang.
Dalam perjalanan pulang, tiba-tiba muncul seorang wanita berambut panjang
memanggilnya. “Wah, penumpang nih,” pikir si tukang becak. Akhirnya wanita itu
naik.
Tukang becak: “Mau kemana, dik?”
“Jalan aja pak, nanti saya beritau” jawab wanita itu datar.
Ketika sampai di dekat kuburan, Tiba-tiba menyuruh becak
berhenti. “Stop, bang…”,katanya.
Pada saat si wanita turun, tukang becak melihat ternyata
kaki wanita berambut panjang itu tidak menyentuh tanah. Serta merta si tukang
becak berkata sambil mengigil : “Hiiii….Kuntilanakkkkkkkkk……”
Dengan spontan wanita itu melirik sinis ke arah si tukang
becak : “Biarin…daripada lu, tukang becak!”
Robot Detektor Kebohongan
Maman adalah seorang genius, profesor pintar yang berhasil
menciptakan sebuah robot canggih, yang memiliki kemampuan mendeteksi kebohongan
apapun yang dikatakan oleh manusia. Si Robot akan menampar siapapun yang
mengucapkan kebohongan. Dengan bangga, Maman membawa robot itu kerumah untuk
dipamerkan pada anak dan istrinya. Maman menunggu anaknya pulang untuk
memperlihatkan hasil karyanya yang tercanggih itu.
Tetapi, anaknya tak kunjung pulang. Setelah sekian lama,
baru sore hari lah si anak pulang.
“Asep, kamu dari mana? kok jam segini baru pulang” tanya si
Maman
“Ada pelajaran tambahan pap” jawab Asep, sang anak.
*PLAK!!!* Sang Robot menampar si anak dengan keras.
“Asep, ini adalah robot ciptaan papap, dia akan menampar
siapapun yang berbohong! Sekarang katakan dengan jujur, kenapa kamu pulang
telat ??!”
“Maaf pap…. aku habis menonton film di rumah teman”
“Film apa?”
“Film Komedi pap”
*PLAK!!!*
“Ayo katakan dengan jujur film apa ??”
“Maaf pap… saya menonton film porno”, jawab Asep sang anak
sambil menunduk.
Mendengar jawaban Asep, Maman seketika marah. Matanya
melotot. Sambil menunjuk-nunjuk, Maman berkata :
“Kamu ini yah… Kecil-kecil udah punya kelakuan kayak gitu?
Kalo besar itu kamu mau jadi apa???! Kurang ajar kamu ya… bikin malu papap
ajah.”
“Perbuatan yang benar-benar memalukan!!! papap waktu
seumuran kamu gak pernah senakal kamu tau !!!”
*PLAK* Maman sang profesor di tampar keras oleh si Robot.
Seketika, suasana rumah hening beberapa saat.
Istri Maman, yang sedari tadi mendengarkan kejadian tersebut
keluar kamar dan langsung berkata : “Abang ini gimana sih??? Sama saja
kelakuannya kayak anaknya! Buah Apel gak pernah jatuh jauh dari pohonnya kan?
Inget Bang, bagaimanapun, Asep itu anak Abang, jadi….”
*PLAK* Si robot menampar istri Maman sebelum dia sempat
menyelesaikan kata-katanya
Dan, seketika suasana rumah hening…. heninggggggggggg begitu
lama.
Bibir pecah
Ani baru saja kopi darat sama cowok sumbing yang dikenalnya
dari chatting. Mereka janji makan di resto, setelah makanan datang, cowok tetap
menutup mulutnya karena malu. “Kenapa gak makan? Sariawan ya? Cowok menggeleng
pelan. “Bibir pecah2 ya?” “iya, Pecah banget”
Amir oh Amir
Amir yang medengar kabar bahwa istri dan anaknya tewas
mengenaskan, langsung memilih bunuh diri dengan loncat dari Lt. 30 karena tak
tahan menderita. Tapi di Lt. 20 dia sadar kalau belum punya anak dan ketika di
Lt. 10 dia juga tersadar kalau belum nikah.
Umur Fosil
“Mas berapa kira2 umur fosil dinosaurus ini?” “1 juta tahun
lebih 4bulan dan 5hari.” “Anda kok tahu persis umur dinosaurus ini.” “Karena
waktu pertama kali saya bekerja disini umurnya 1 juta tahun dan sekarang sudah 4
bulan 5 hari saya bekerja disini”
Senyum
Dua orang sahabat sedang duduk-duduk di cafe. Salah satunya
berkata,”kamu tahu tidak cewek cantik disana selalu tersenyum-senyum kearahku,
lho” “Huu… masih untung dia Cuma senyum! Tau gak, dulu waktu pertama kali liat
wajahmu, aku hampir mati ketawa!”
Tidak batuk
Setelah minum obat khusus dari dokter, akhirnya pasien yang
menderita batuk menahun itu meninggal dunia. Keluarganya shock dan minta
penjelasan dan tanggung jawab pada dokter. Dengan santai dokter berkata “Lihat
sisi positifnya, setidaknya sekarang ia sudah tidak batuk lagi”
Asem atau manis
“Pak, berapa harga 1 kg jeruk ini?” “5ribu bu” “tp jeruknya
manis atau asem?” “pasti manis bu, kalau asem gak usah bayar deh!” “Klo gitu
tolong dibungkus 1 kg yang asem, ya”
Kedua kalinya
Sepasang kekasih sedang ML tiba2 si ce bertanya, “Hai
sebentar, kamu tidak kena AIDS kan?” Co: “Tidak” Ce: “Syukurlah! Karena aku
tidak mau tertular untuk yang kedua kalinya.”
Jaman dulu
Pada jaman dahulu kala…
Dimana belum ada air, belum ada listrik dan belum ada yg
bisa diceritakan. The end.
Ibarat
Jika kamu adalah cinta sejatiku, kuharap kita selalu
bersama. Ibarat bunga mawar, gw mawarnya lo durinya, ibarat nao-nao, gw
manisnya lo asinnya. Ibarat tahi lalat, gw lalatnya lo…?
Sudahlah
3 orang pemabuk bertaruh untuk bisa membuat seseorang marah.
Pemabuk 1 & 2 gagal. Tiba giliran pemabuk ketiga,”Hai kamu! Aku sudah
sering meniduri ibumu!”
Semua orang yg mendengar kaget dan kira2 apa yang terjadi.
Orang yang dihina berdiri dan berkata, “AYAH, sudahlah! Ayo pulang!”
sumber:http://www.penchenk.com/2012/12/cerita-lucu.html